Dosen Prodi Magister Akuntansi Syariah Jadi Narasumber pada Pengabdian Masyarakat Internasional di Serdang Bedagai

Serdang Bedagai, 23 Mei 2025 – Dosen Program Studi Magister Akuntansi Syariah kembali berperan aktif dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional yang digelar di Desa Lubuk Cemara, Serdang Bedagai. Kegiatan ini mengusung tema “United in Tradition, Rising Tradition Across Generation” dan resmi dibuka oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai.

Kolaborasi Internasional dan Antusiasme Peserta
Acara ini menghadirkan partisipasi besar dari berbagai pihak, dengan total:

  • 26 dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia
  • 20 stand masyarakat penggiat usaha lokal
  • 150 masyarakat yang mengikuti kegiatan
  • 3 dosen dari Universiti Sultan Zainal Abidin (Malaysia)
  • 50 mahasiswa Malaysia yang turut serta dalam kegiatan sosial dan budaya

Kehadiran delegasi internasional dari Malaysia menjadikan kegiatan ini wadah pertukaran budaya sekaligus penguatan jejaring akademik lintas negara.

Ragam Kegiatan
Pengabdian masyarakat ini memadukan nilai tradisi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi. Sejumlah agenda utama yang terlaksana meliputi:
-Pertunjukan Seni Tradisional
-Literasi Keuangan Syariah
-Literasi Produk Halal
-Literasi Perpajakan

Santunan Anak Yatim
Dosen Prodi Magister Akuntansi Syariah menjadi salah satu narasumber utama, menyampaikan materi mengenai pentingnya pemahaman keuangan syariah dan produk halal dalam mendukung usaha masyarakat secara etis dan berkelanjutan.

Penguatan Masyarakat Berbasis Tradisi
Tema besar “United in Tradition, Rising Tradition Across Generation” menggambarkan upaya menjaga nilai budaya sambil memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat. Kolaborasi akademisi, mahasiswa, pemerintah daerah, dan pelaku usaha lokal membuat kegiatan ini berjalan sangat interaktif dan berdampak langsung.

Harapan dan Dampak
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat edukasi masyarakat sekaligus mempromosikan kolaborasi internasional yang mendukung ekonomi syariah dan pelestarian budaya lokal.
“Tradisi adalah kekuatan identitas, dan melalui edukasi keuangan syariah serta literasi halal, kita dapat membawa tradisi menuju keberlanjutan lintas generasi,” demikian pesan narasumber dari Prodi Magister Akuntansi Syariah.