Prodi Magister Akuntansi Syariah Lakukan Benchmarking ke Universitas Fatoni Thailand

Thailand, 15 Oktober 2025 – Program Studi Magister Akuntansi Syariah melaksanakan kegiatan Benchmarking Internasional ke Universitas Fatoni, Thailand, sebagai upaya memperkuat tata kelola program studi berbasis nilai-nilai syariah, khususnya dalam pengembangan prodi dengan landasan wakaf.

Fokus Benchmarking
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari model pengelolaan perguruan tinggi yang diterapkan Universitas Fatoni, yang dikenal sebagai salah satu kampus berbasis Islam di Thailand dengan sistem pengelolaan institusi yang kuat pada aspek wakaf pendidikan. Model seperti ini dinilai relevan dan potensial untuk diterapkan dalam pengembangan tata kelola Prodi Magister Akuntansi Syariah.

Pembelajaran dan Diskusi
Dalam pertemuan tersebut, pihak Universitas Fatoni memaparkan bagaimana sistem wakaf menjadi pilar utama dalam mendukung keberlanjutan operasional kampus, pendanaan kegiatan mahasiswa, serta pengembangan akademik.
Tim Prodi Magister Akuntansi Syariah berdiskusi mengenai:

  • Penguatan tata kelola berbasis wakaf
  • Inovasi pembiayaan pendidikan syariah
  • Pengelolaan aset wakaf untuk keberlanjutan program

Implementasi wakaf produktif dalam pengembangan fakultas dan program studi

Manfaat Strategis
Kegiatan benchmarking ini memberikan banyak wawasan baru bagi pengelola program studi dalam memahami bagaimana konsep wakaf dapat menjadi fondasi yang kuat dalam mendukung keberlanjutan akademik. Model pengelolaan serupa direncanakan akan dipertimbangkan untuk diadaptasi dalam pengembangan Prodi Magister Akuntansi Syariah.

“Universitas Fatoni menunjukkan contoh nyata bagaimana wakaf dapat menjadi motor penggerak pendidikan modern. Ini menjadi inspirasi baru bagi kami untuk memperkuat tata kelola prodi melalui pendekatan syariah yang berkelanjutan,” ungkap pihak Prodi Magister Akuntansi Syariah.

Harapan ke Depan
Dengan kunjungan ini, Prodi Magister Akuntansi Syariah berharap dapat memperkuat fondasi pembiayaan syariah, memperluas kerja sama internasional, serta menghadirkan inovasi tata kelola berbasis wakaf yang dapat diterapkan dalam pengembangan prodi di masa mendatang.